INILAH.COM, Jakarta -Seseorang kerap menjadikan akhir pekan untuk tidur sepuas-puasnya karena waktu tidur saat hari kerja sangat kurang. Padahal itu sama sekali tak berarti apa-apa.
Studi Pusat Pengobatan dan Penelitian Tidur Hershey pada Universitas Penn State menemukan fakta, mengejar tidur pada akhir pekan tidak benar-benar bekerja.
Penelitian melibatkan 30 orang dewasa yang sehat yang diminta tidur delapan jam untuk empat malam pertama, enam jam selama enam malam berikutnya, dan 10 jam untuk tiga malam selanjutnya . Ini dalam rangka mensimulasikan kurang tidur dan pemulihan tidur.
Hasilnya menemukan bahwa tidur pemulihan senilai dua hari menurunkan tingkat interleukin-6 dalam darah peserta yang merupakan agen peradangan dalam tubuh, kinerja keseluruhan perhatian tidak membaik.
"Ini mengambil pesan bahwa perpanjangan tidur membantu,tetapi hanya sampai batas tertentu," kata rekan penulis studi Dr Alexandros Vgontzas melaporkan kepada The Huffington Post seperti dikutip oleh nydaily.
"Pengulangan siklus pembatasan/pemulihan dapat membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Efek jangka panjang dari tidur berulang atau pemulihan tidur terhadap siklus mingguan pada manusia masih belum diketahui," mereka menyimpulkan .
The National Sleep Foundation of America juga mengklaim bahwa ketika kita tidak mendapatkan tidur yang cukup, kita menumpuk utang tidur yang sulit untuk "dibayar kembali ".
Jika itu terjadi terlalu besar ini dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti obesitas dan tekanan darah tinggi, suasana hati dan perilaku yang negatif, penurunan produktivitas dan masalah keamanan di rumah, di tempat kerja dan di jalan.
Selain itu sebuah studi di University of Surrey melihat satu minggu kurang tidur sudah cukup untuk mengubah aktivitas ratusan gen manusia.
Jadi katakanlah 'So Long!' untuk tidur santai Anda, dan bukannya mencoba untuk masuk ke pola tidur yang tubuh Anda tidak terbiasa.
Yayasan Kesehatan Tidur Australia merekomendasikan tidur pada waktu yang sama setiap malam.
"Tubuh memiliki jam internal dan hormon yang mengontrol kantuk dan jam terjaga. Ini bekerja lebih baik jika ada rutinitas tidur yang teratur. Cobalah untuk tidak mengabaikan hal ini dengan begadang, karena ini adalah jendela kesempatan untuk tidur " kata mereka. [mor]
Anda sedang membaca artikel tentang
Balas Kurang Tidur di Akhir Pekan Tak Ada Efeknya
Dengan url
http://seoprimitif.blogspot.com/2013/10/balas-kurang-tidur-di-akhir-pekan-tak.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Balas Kurang Tidur di Akhir Pekan Tak Ada Efeknya
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Balas Kurang Tidur di Akhir Pekan Tak Ada Efeknya
sebagai sumbernya
Posting Komentar