Seo Primitif
Seo Primitif Yang memberi Inspirasi dan motivasi Serta informasi kepada sesama Bloggger Mengenai Ilmu SEO

Non-Atlet Tembus Final Ajang Badminton Usia Muda


INILAHCOM, Palembang – Kekayaan potensi bulutangkis yang dimiliki Indonesia tampak pada ajang kompetisi usia muda MILO School Competition di Palembang. Peserta non-atlet pemula mampu bersaing dan mengalahkan peserta atlet.


Fase regional Palembang kompetisi usia Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama itu sudah memasuki putaran final. Persaingan pun makin ketat.


Dari kategori beregu SD Putri, SDN 179 Palembang lolos ke final setelah mengalahkan SDN 249 Palembang dengan skor 2-1. Mereka akan ditantang SDN 268 Palembang, yang mengalahkan SD Paramount dengan skor 2-1, untuk memperebutkan trofi Taufik Hidayat.


Untuk beregu SMP Putri, SMPN 12 Palembang melaju ke final dengan mengalahkan SMPN 55 Palembang dengan skor 2-1. Lawannya adalah SMPN 30 Palembang, yang menyingkirkan SMPN 33 Palembang dengan skor 2-1.


Sejumlah anggota finalis beregu putri tersebut merupakan peserta non-atlet pemula, seperti pasangan Putri Ratih Nadila (11) dan Belda Azahria (11) dari SDN 179 Palembang. Keduanya tidak tergabung dengan klub manapun.


“Keyakinan untuk menang di final bukan hanya dari penguasaan teknik bermain saja. Dalam usianya yang relatif masih muda, kami mempersiapkan mental mereka dan memberikan strategi bermain yang tepat untuk meraih juara. Mereka juga sudah berlatih secara konsisten,” pelatih SDN 179 Palembang, Ahmad Firmansyah, membeberkan rahasia sukses anak didiknya.


Putri dan Belda mengaku siap andai harus bertemu lawan yang berstatus sebagai atlet di final nanti. “Aku bersama Belda yakin bisa memboyong Piala Taufik Hidayat buat sekolah,” kata putri.


Dari SMPN 12, Emilia Sutrisnawati, yang berpasangan dengan Egi, tetap antusias menjalani kompetisi ini meski mengalami cedera.


“Walaupun kakiku sedang cedera karena bertanding di babak sebelumnya, hal ini tidak menjadi hambatan untuk tetap semangat dan bisa membawa prestasi membanggakan untuk sekolah,” kata Emilia, yang juga peraih juara III Tunggal Putri Remaja Pusri Open 2013 dan juara III Kejuaraan Daerah Muara Enim 2013.


Pelatih SMPN 12, Edi Kusuma, optimistis anak didiknya bisa meraih gelar juara regional dan tampil di putaran Grand Final di Jakarta, bertemu dengan para pemenang dari regional lain seperti Cirebon, Yogyakarta dan Surabaya.


“Dari sisi kualitas dan teknik permainan, Emilia dan Egi berada di atas lawan-lawannya. Itu sebabnya, kami optimis mereka bisa memboyong Piala Taufik Hidayat buat sekolah,” harap Edi.


Secara umum, Edi melihat kompetisi usia muda ini menjadi sarana yang bagus bagi para generasi muda untuk mengembangkan bakat bulutangkisnya.


“Di MILO School Competition banyak hal yang tidak terduga. Peserta non-atlet bisa tampil jadi juara dan sebaliknya, mereka yang atlet bisa saja kalah,” katanya.


Anda sedang membaca artikel tentang

Non-Atlet Tembus Final Ajang Badminton Usia Muda

Dengan url

http://seoprimitif.blogspot.com/2014/04/non-atlet-tembus-final-ajang-badminton.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Non-Atlet Tembus Final Ajang Badminton Usia Muda

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Non-Atlet Tembus Final Ajang Badminton Usia Muda

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Update

Diberdayakan oleh Blogger.